Tampilkan postingan dengan label tugas komunikasi pemasaran. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tugas komunikasi pemasaran. Tampilkan semua postingan

Kamis, 17 Oktober 2013

sejarah dan produk

Sejarah SONY :
Sony didirikan pada 7 Mei 1946 dengan nama Perusahaan Telekomunikasi Tokyo dengan sekitar 20 karyawan. Produk konsumen mereka yang pertama adalah sebuah penanak nasi pada akhir 1940an. Seiring dengan berkembangnya Sony sebagai perusahaan internasional yang besar, ia membeli perusahaan lain yang mempunyai sejarah yang lebih lama termasuk Columbia Records (perusahaan rekaman tertua yang masih ada, didirikan pada tahun 1888).

Standar Sony :

Sony secara sejarah terkenal karena sering memaksakan standar ciptaan mereka sendiri untuk teknologi perekaman dan penyimpanan, yang sering berbeda dari buatan perusahaan lain / dari tren di pasaran . Yang paling terkenal dari semuanya adalah perang format kaset video pada awal 1980-an, ketika Sony memasarkan sistem Betamax mereka untuk perekam kaset video melawan format VHS buatan JVC. Pada akhirnya, VHS mendapatkan tempat di pasaran luas dan menjadi standar dunia untuk pemutar kaset video rumahan dan Sony terpaksa mengalah.

Sony juga menggunakan modul memori MemoryStick mereka untuk kamera digital dan peralatan portabel lainnya, yang sedikit digunakan perusahaan lainnya. Sony juga mencoba bersaing dengan zip drive Iomega dan Imation Superdisk melalui HiFD buatan mereka namun gagal besar.
Perkembangan

Pada 20 Juli 2004, Uni Eropa menyetujui merger 50-50 antara Sony Music Entertainment dan BMG. Perusahaan baru tersebut akan bernama Sony BMG dan akan bersama rekan RIAA Universal, menguasai 60% dari pasar musik dunia.

Pada 13 September 2004, sebuah konsorsium pimpinan Sony menyelesaikan perjanjian untuk membeli studio film terkenal Metro-Goldwyn-Mayer seharga $5 milyar, termasuk $2 juta dalam bentuk hutang. (tapi ane percaya, hutang ini bisa terlunasi oleh film2 bermutu yang akan diahasilkan metro-goldwin-meyer berikutnya, contoh james bond series, )

berikut produk yang dihasilkan oleh sony :

TV = sony memiliki jajaran tv BRAVIA yang memiliki fitur2 canggih, seperti full hd 1080p definition,hdmi,usb slot,layar led triluminos,motionflow (memperhalus gerakan),dan 10-bit colour,dan bravia engine sbagai mesin grafisnya,(tpi kebanyakan bravia dengan spek canggih ini cuma ada di seri tertentu, seperti seri X,ZX,EX,dan W,untuk kamus pribadi agan sekalian, BRAVIA adalh singkatan dari Best Resolution Audio Visual Integrated Architecture


COMPUTER = VAIO adalah seri komputer dari sony, untuk kamus pribadi agan2, vaio adalah singkatan dari Visual Audio Intelligence Organiservaio sendiri punya jajarn laptop canggih semacam seri Z,FW,dan AW,....jajaran komputer tersebut sudah memiliki spesifikasi tinggi yang dibutuhkan pengguna untuk ngakses berbagai macam aplikasi dan media yang berat,


MUSIC PLAYER = SONY juga memiliki jajaran musik player, yang bernama WALKMAN,music player lagendaris (sebelum akhirnya tahta raja music player jatuh ke ipod) sebenarnya walkman sendiri mempunya seri "ultimate-nya" yaitu walkman seri X. walkman seri x sudah memakai layar oled touchscreen,dan mempunyai kapasitas penyimpanan sampai 16 dan 32 gb,

GAME CONSOLE = SONY juga memiliki game yaitu playstation.

KAMERA


JAM TANGAN

Rabu, 09 Oktober 2013

Promotion Mix

Bauran promosi : kombinasi penjualan tatap muka, periklanan, promosi penjualan, hubungan masyarakat dan publisitas yang di maksudkan untuk membantu suatu  organisasi dalam mencapai tujuan pemasarannya.
Unsur lain dari 4 P adalah promosi. Promosi melibatkan komunikasi informasi untuk membantu orang menemukan produk, dan membantu pemasar menemukan pelanggannya. Promosi juga dilakukan untuk menciptakan positioning dan citra produk. Keuntungan dari kegiatan  promosi adalah; (1) menciptakan citra merek, (2) mengkomunikasikan keunggulan produk dan jasa (3) menciptakan perhatian atas produk baru (4) menjaga kepopuleran produk dan jasa (5) menciptakan kesetiaan konsumen.

Lima variabel dalam bauran promosi :
1.      Penjualan personal, lebih efektif untuk menjaga hubungan pribadi dengan konsumennya. Misalnya seperti salesman mobil. Walaupun transaksi penjualannya telah selesai tetapi bila ada keluhan di kemudian hari maka konsumen akan berhubungan kembali dengan wiraniaga yang bersangkutan.

2.      Promosi penjualan, seperti promosi BOGOF (buy one get one free) atau beli satu dapat gratis satu. Contoh lainnya seperti pemberian kupon, aksesoris gratis, penawaran dengan harga perkenalan, pertunjukan dan pameran. Pameran bermanfaat memperkenalkan produk baru ke pasar. Dengan pameran konsumen mendapat manfaat berupa harga yang lebih murah, sedangkan bagi produsen adalah pengenalan produk baru atau juga memperbarui citra produk lama.

3.      Hubungan masyarakat, meliputi kegiatan menjaga hubungan dan saling pengertian antara produsen dengan masyarakat (pelanggan, pemilik perusahaan, karyawan, pemerintah, buruh dan masyarakat lokal). Kegiatan ini selain dimaksudkan untuk menjaga citra jangka panjang bagi perusahaan juga untuk mendidik publik tentang tujuan sasaran perusahaan, produk baru dan membantu memperkenalkan upaya penjualan. Contoh kegiatan humas antara lain bantuan kemanusiaan dan sosial kemasyarakatan, sponsorship tim olah raga dan penyebaran informasi melalui pameran.


4.      Pemasaran langsung merupakan suatu sistem pemasaran interaktif yang menggunakan satu atau beberapa media periklanan untuk mempengaruhi suatu tanggapan yang terukur di lokasi manapun.  Kegiatan ini biasanya memanfatkan alat  seperti surat , telepon, fax, email, dll.

5.      Iklan, adalah harga untuk komunikasi. Iklan digunakan untuk membangun citra serta menyebarluaskan informasi agar mendapat tanggapan dari pasar majalah, tabloid), media elektronik (televisi, radio, internet)

Tujuan promosi:

1. Modifikasi perilaku
Berusaha merubah perilaku dan opini(misalnya : lebih baik minum ale-ale daripada cocacola), dan memperkuat perilaku yang ada (misalnya : teruskan minum ale2 sekali anda coba . penjual (sebagai sumber) selalu berusaha memberi kesan baik terhadap produknya.

     2. Memberitahu
Kegiatan promosi itu dapat ditujukan untuk memberitahu pasar yang dituju tentang penawaran perusahaan. Sebagian orang tidak akan membeli barang atau jasa sebelum mereka mengetahui produk tsb beserta faedahnya.

.   3. Membujuk

     4.    Mengingatkan
Promosi ini bersifat mengingatkan dilakukan terutama untuk mempertahankan merk produk di hati masyarakat dan perlu dilakukan selama produk itu berada dalam tahap kedewasaan .

Pemilihan Media Promosi

Perusahaan dapat memilih salah satu dari promotion mix sesuai dengan pasar yang akan dimasukinya. Bila perusahaan akan bergerak dalam pasar lokal strategi promosi yang digunakan tentu berbeda bila perusahaan tersebut berbisnis di luar negeri. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh perusahaan multinasional dalam berpromosi, yaitu bahasa, nama dan warna. Misalnya warna ungu di negara Birma diasosiasikan dengan kematian. Di Malaysia warna hijau diasosiasikan dengan penyakit. 


Bagi pemasaran global pemilihan media juga memperhatikan media yang tepat dan efektif untuk digunakan di suatu negara serta 
segmen pasar karena dapat berbeda berbeda di negara lain. Kita lihat beberapa contoh kasus berikut:
1.      Coca cola adalah perusahaan multinasional yang beroperasi secara global. Dalam beriklan Coca Cola menyesuaikan iklan televisinya sesuai dengan kondisi dan budaya yang belaku di negara yang dituju, tetapi sesuai dengan tema global. Beberapa waktu yang lalu iklan Coca Cola di Indonesia sangat terkenal dengan jargonnya�Always coca cola�.
2.      Penggunaan media juga bervariasi di suatu negara dengan negara lainnya. Negara Norwegia, Belgia, Perancis dan Amerika Serikat melarang iklan rokok dan alkohol ditayangkan di televisi, (kecuali Bir di Amerika Serikat dibolehkan).
3.      Negara Saudi Arabia melarang wanita sebagai bintang iklan. Di India semua bentuk iklan dipungut pajak. Di Itali majalah sangat efektif sebagai media iklan, tetapi sebaliknya di Austria.

4.      Beberapa negara di Eropa memiliki Undang-undang tentang promosi penjualan, seperti discont dan potongan harga.

http://www.ut.ac.id/html/suplemen/ekma4216/modul_2_topik_5.htm
http://tutorialkuliah.blogspot.com/2009/12/bauran-promosi-promotion-mix-menurut.html

#politekniknegerijakarta
#teknikgrafikadanpenerbitan
#komunikasi pemasaran


Rabu, 18 September 2013

STDP (segmentasi, target,diferensiasi, positioning)

Segmentasi Pasar
Segmentasi pasar didasarkan pada pemisahan atau pengkhususan di antara para calon pembeli sebagai pasar. Dalam kenyataan, pasar itu bersifat heterogan yang artinya kebutuhan dan keinginan mereka sangat bervariasi atau macam-macam.
            Adapun pengertian tentang istilah segmentasi pasar itu dapat di kemukakan sebagai berikut : Segmentasi pasar adalah pembagian pasar ke dalam kelompok2 atau segmen-segmen pelanggan dengan kebutuhan serupa.

Faktor-faktor yang di pakai untuk mensegmentasi pasar (konsumen) :

a.      Faktor demografis geografis, seperti populasi, jaringan transportasi, iklim, tipe komersil, biaya hidup, dll.
b.      Faktor demografis pribadi, seperti, umur, jenis kelamin, mobilitas, penghasilan, pekerjaan, agama , dan pendidikan.
c.       Faktor psikografis dan keprilakuan, seperti, kepribadian, sikap, manfaat produk yang diinginkan, loyalitas merek, kelas sosial, dll.

Syarat segmentasi yang efektif :

1.      Dapat diukur (measurability)
Tingkat informasi yang ada mengenai sifat-sifat pembeli, seperti besarnya segmen, serta daya belinya.
2.      Dapat dimasuki (accesability)
Tingkat dimana perusahaan itu secara efektif memusatkan usaha pemasarannya pada segmen pasar yang telah di pilihnya, atau seberapa sejauh segmen pasar itu dapat di jangkau dan di layani.
3.      Cukup besar (substantially)
Suatu tingkat dimana segmen pasar itu cukup luas atau cukup besar dan cukup menguntungkan untuk di lakukan kegiatan pemasaran tersendiri.
4.      Dapat  dibedakan (differentiability)
Suatu tingkat sejauh mana segmen pasar itu secara konseptual memang sangat berbeda pada bauran pemasaran yang berbeda.
5.      Dapat ditindaklanjuti (actionability)
Suatu tingkat dimana program-program yang efektif dapat dirumuskan untuk menarik dan melayani segmen tsb.


Target market

1.      Undifferentiated marketing
Meninjau pasar secara keseluruhan, memusatkan pada kesamaan kebutuhan konsumen, produk tunggal untuk semua konsumen.

2.      Differentiated marketing
Mengidentifikasi kelompok-kelompok pembeli tertentu (segmen pasar) dengan membagi pasar ke dalam dua kelompok atau lebih , produk dan program pemasaran berbeda untuk segmen berbeda.

3.      Concentrated marketing
Memusatkan pemasaran pada satu atau beberapa kelompok pembeli saja.

Diferensiasi Produk

“Diferensiasi produk adalah penciptaan suatu produk atau citra produk yang cukup berbeda dengan produk-produk yang telah beredar dengan maksud untuk menarik konsumen”

variabel diferensisasi produk :

1. Bentuk (Form)
Produk bisa dideferensiasikan dalam bentuk, ukuran atau struktur fisik produk.

2. Keistimewaan/fungsi (Feature)
Produk dapat ditawarkan dengan beberapa keistimewaan, karakteristik yang melengkapi fungsi dasar produk.

3. Kualitas kinerja (Performance Quality)
Kualitas kinerja mengacu pada tingkat dimana karakteristik produk itu beroperasi. Yang ditetapkan sebagai satu dari empat tingkatan koalitas; rendah, rata-rata, tinggi, atau sangat tinggi.

4. Kualitas kesesuaian (Conformance Quality)
Kualitas kesesuain mengacu pada tingkat dimana semua unit yang diproduksi identik dan memenuhi spesifikasi sasaran yang dijanjikan.

5. Daya tahan (Durability)
Adalah suatu ukuran usia operasi produk yang diharapkan dalam kondisi normal dan atau berat, yang menjadikan atribut bernilai bagi beberapa produk.

6. Keandalan (Reliability)
Adalah ukuran kemungkinan suatu produk tidak akan rusak atau gagal dalam suatu periode waktu tertentu

7. Mudah diperbaiki (Repairability)
Adalah ukuran kemudahan memperbaiki suatu produk yang rusak atau gagal.

8. Gaya (Style)
Menggambarkan penampilan dan perasaan produk itu bagi pembeli. Gaya meiliki keunggulan kompetitif yang sukar ditiru. Disisi negatif, gaya yang menarik tidak selalu menciptakan kinerja yang tinggi.

9. Rancangan (Design)
Adalah totalitas dari keistimewaan yang mempengaruhi cara penampilan dan fungsi suatu produk dalam hal kebutuhan pelanggan. Dengan semakin ketatnya persaingan, rancangan akan menjadi salah satu cara yang paling ampuh untuk mendiferensiasikan.

Positioning
Positioning atau dalam bahasa indonesianya pemosisian produk lebih menitikberatkan pada persepsi dan preferensi pembeli mengenai suatu produk atau produk yang ada di pasar tertentu.
            Pemosisian produk yaitu penempatan sebuah merek di bagian dari suatu pasar dimana merek tsb mendapat sambutan positif dibanding produk saingan. Pemosisian mengatakan apa arti produk itu, dan bagaimana pelanggan harus mengevaluasi. Ini mengingat bahwa pasar itu bersifat heterogen, sehingga tidak mungkin satu merek dapat berdampak pada semua pasar. Perusahaan berusaha membuat produknya lebih menonjol dari produk saingan dan membuatnya lebih menarik bagi pembeli.hal ini dapat melibatkan adanya perubahan penting pada barang itu sendiri atau perubahan pada bungkus, harga, merek, promosi, yang menggunakan variabel bauran pemasaran, khususnya desain dan komunikasi.

Strategi penentuan posisi produk:

1.      Pemosisian ulang produknya (repositioning)
Dalam keadaan posisi produk perusahaan di satu segmen tertentu sudah tidak lagi menguntungkan, maka perlu diadakan pemosisian ulang, misalnya beralih ke segmen yang lain dengan tetap mempertahankan satu merek.

2.      Perluasan merek ( brand extension)

Dasar pertimbangan : ingin tumbuh dengan produk bervariasi pada segmen yang berbeda, ingin menghindari saingan pada merek tunggal.

#politeknik negeri jakarta
#teknikgrafikadanpenerbitan
#komunikasi pemasaran

Kamis, 12 September 2013

komunikasi pemasaran

Peran komunikasi pemasaran dalam dunia grafika sangatlah penting. Terlebih lagi dengan semakin maraknya persaingan bisnis di segala sector usaha.  Hal ini membuat perusahaan  wajib membina komunikasi dan hubungan dengan pelanggannya supaya tetap dapat bertahan. Oleh karena itu, komunikasi pemasaran tidak lagi hanya menjadi beban pemikiran divisi pemasaran saja, melainkan menjadi tugas dan tanggung jawab seluruh divisi. Bisa dikatakan, komunikasi pemasaran merupakan bagian dari solusi bisnis dan bukan hanya solusi pemasaran belaka.Mengacu pada pemikiran di atas, tulisan ini   hendak menguraikan secara ringkas dan jelas,  hal-hal-hal mendasar yang perlu dipertimbangkan  saat merencanakan dan mengelola sebuah program komunikasi pemasaran dalam suatu perusahaan.

Menurut American Association of Advertising Agencies mendefinisikan komunikasi pemasaran sebagai : ‘ sebuah konsep yang bertujuan memberikan nilai tambah pada sebuah perencanaan yang komprehensif  yang mampu mengevaluasi peran strategis  dari berbagai alat komunikasi, dengan maksud memberikan kejelasan konsistensi dan dampak komunikasi yang optimal”.
Selaras dengan definisi di atas, komunikasi pemasaran bertujuan mengarahkan seluruh kegiatan pemasaran dan aktivitas promosi yang dilakukan agar memiliki konsistensi, kemanunggalan dalam pesan dan citra yang disampaikan kepada pelanggan. Dengan demikian apa saja yang dikatakan dan dikerjakan oleh perusahaan akan mengkomunikasikan pesan dan positioning yang sama kepada pelanggan.

Pengaplikasian dalam dunia grafika :
1.    
            Pemilihan target market

Langkah awal dalam mengembangkan suatu program komunikasi pemasaran adalah memilih kelompok target market atau penerima pesan sasaran. Kelompok penerima pesan sasaran harus dapat diidentifikasi dengan karakteristik yang spesifik dan jelas, sehingga memudahkan pemasar untuk menentukan program komunikasi pemasaran yang tepat.

2.      Positioning produk

target market yang sudah diseleksi memerlukan janji dan realisasinya dari fihak pemasar. Janji inilah yang awam dikenal dalam istilah pemasaran sebagai “positioning”.
Positioning produk yang hendak dikomunikasikan harus jelas, unik, spesifik dan sulit untuk ditiru oleh pesaing, sehingga dapat memberikan identitas pribadi atas produk itu sendiri. Identitas yang unik dan jelas akan lebih mudah dikomunikasikan oleh Pemasar dan lebih mudah pula dipahami oleh target market.Tapi, menentukan positioning produk  tidaklah mudah. Pihak pemasar harus dapat melihat diri sendiri terlebih dulu untuk menemukan keunggulan kompetisinya. Barulah keunggulan kompetisi dimaksud, yang tentunya memiliki nilai jual, dijadikan identitas utama yang sekaligus merupakan positioning dari produk perusahaan itu sendiri.

3.       Perencanaan Media Komunikasi Pemasaran

Setelah menentukan materi pesan dan sumber yang menyampaikan pesan, pemasar dapat merencanakan media komunikasi pemasaran.  Media komunikasi pemasaran dapat menggunakan bantuan media seperti : media cetak, media elektronik, dll.

PENUTUP/KESIMPULAN

Dari seluruh bahasan di atas, dapat disimpulkan bahwa kebutuhan akan program komunikasi pemasaran yang terpadu merupakan kebutuhan yang penting bagi perusahaan.
Kunci keberhasilan dari sebuah program komunikasi pemasaran terletak pada positioning produk yang jelas. Sebab seluruh esensi dari sebuah program komunikasi pemasaran, mulai dari perumusan pesan hingga pemilihan media komunikasi, mengacu pada positioning produk. Perusahaan yang memiliki positioning produk yang jelas akan lebih mudah merancang pesan dengan tepat kepada target market.
Selain dari positioning produk yang jelas, sumber penyampaian pesan harus memiliki kredibilitas. Sumber penyampai pesan yang memiliki kedua unsur ini akan mempercepat proses adopsi pesan dalam benak audiens sasaran. Oleh karenanya, kedua unsur dimaksud sangat menentukan keberhasilan sebuah program komunikasi pemasaran.

Namun hal-hal yang diungkapkan  di atas akan gagal bila pilihan media komunikasi tidak tepat. Dalam memilih media komunikasi, perusahaan harus mempertimbangkan : situasi saat ini, perencanaan pemasaran yang  telah ditetapkan, positioning produk, karakteristik media komunikasi, serta monitoring.    

#politekniknegerijakarta
#teknikgrafikapenerbitan
#komunikasi pemasaran

Djaslim Saladin. 1994. Manajemen Pemasaran. Bandung : Media Iptek

George Belch & Michael Belch. 2004. Advertising & Promotion. New York. Mc. Graw Hill Company.

Mahmud  Machfoedz. 2010. Komunikasi Pemasaran Modern. Yogyakarta : Cakra Ilmu

Peter & Olson. 1998.  Consumer Behavior. London : Prentice Hall

Ujang Sumarwan, dkk.. 2010. Pemasaran Strategik. Bogor : IPB Press  

Rabu, 04 September 2013

dasar - dasar marketing

Hay readers... hari ini gua akan membahas tentang dasar – dasar marketing. Sebelum kita masuk ke intinya yuuk kita bahas dulu apasih  definisi marketing?

Pengertian marketing / pemasaran menurut para ahli :

  Menurut American Marketing Association , Pemasaran merupakan suatu proses perencanaan dan menjalankan konsep, harga, promosi, dan distribusi sejumlah ide, barang dan jasa, untuk menciptakan pertukaran yang mampu memuaskan tujuan individu dan organisasi.

  Menurut Kotler (1997) pemasaran didefinisikan sebagai proses sosial dan manajerial yang di dalamnya individu dan kelompok mendapatkan apa yang mereka butuhkan dan inginkan dengan menciptakan, menawarkan, dan mempertukarkan produk yang bernilai kepada pihak lain.

  Menurut Hanafiah dan Saefuddin (1986), pemasaran merupakan tindakan yang bertalian dengan pergerakan barang-barang atau jasa dari produsen ke tangan atau pihak konsumen.
Jadi, marketing atau dalam bahasa indonesianya Pemasaran adalah proses penyusunan komunikasi terpadu yang bertujuan untuk memberikan informasi mengenai barang atau jasa dalam kaitannya dengan memuaskan kebutuhan dan keinginan manusia. Pengertian-pengertian di atas bersandar pada konsep inti pemasaran, yang meliputi: kebutuhan (needs), keinginan (wants) dan permintaan (demands); produk (barang, jasa, dan gagasan); nilai, biaya, dan kepuasan; pertukaran dan transaksi; hubungan dan jaringan; pasar; serta pemasar dan prospek.

1.      Kebutuhan
Menurut teori Maslow kebutuhan manusia dapat diuraikan mulai dari tingkat dasar yaitu kebutuhan akan makanan, tempat berlindung, keamanan, hak milik, dan harga diri (aktualisasi diri). Kebutuhan makanan bisa bersumber dari tumbuhan seperti biji-bijian, sayuran, dan buah-buahan, bersumber dari hewan seperti susu, daging, telur, dan ikan.

2.   Keinginan
Keinginan adalah hasrat akan pemuas kebutuhan yang spesifik. Keinginan akan suatu kebutuhan dipengaruhi oleh banyak faktor seperti sosial, ekonomi,  budaya,  dan selera.

3.   Permintaan
Permintaan adalah keinginan akan produk spesifik yang didukung oleh kemampuan dan kesediaan untuk membelinya. Keinginan manusia biasanya tidak terbatas, sedangkan kemampuan untuk membelinya terbatas. Keinginan akan berubah menjadi permintaan jika masyarakat mampu membelinya.

4.   Pasar,  Pemasar,  dan Pembeli
Pasar terdiri dari semua pelanggan potensial yang memiliki kebutuhan tertentu yang sama, yang mungkin bersedia melaksanakan pertukaran untuk memuaskan kebutuhan dan keinginan tersebut. Pemasar adalah seseorang yang mencari satu atau lebih calon pembeli. Calon pembeli adalah seseorang yang diidentifikasi oleh pemasar sebagai orang yang mungkin bersedia dan mampu melakukan pertukaran nilai.

Marketing Mix (4P) :

1.       Product
Menguasai barang dagangan yang dijual,baik keunggulannya,spesifikasinya,dan hal-hal lain yang berhubungan dgn produk tersebut ( produk yg bermutu).

2.       Price
Menguasai berapa harga barang tersebut,harga jualnya,keuntungan yang bisa diraih,dll (Harga yang kompetitif).

3.       Promotion
Bisa mempromosikan/memperkenalkan produknya kepada semua orang,agar orang lain tertarik untuk membeli (Promosi yang gencar)

4.       Place
Seorang marketing yg pandai,tahu dimana ia harus melakukan trik-trik tertentu.Juga tahu tempat/sasaran yang dituju,dimana produknya akan laku dijual.Berikut ini adalah hal-hal yang perlu diperhatikan untuk pemasaran (Tempat yang strategis).



#politekniknegerijakarta
#teknikgrafikapenerbitan
#komunikasipemasaran